Pengelolaan Kelas

Pengelolaan Kelas (Classroom Management)


Pengelolaan kelas ... apa ini penting?

Pengelolaan kelas dimaksudkan sebagai suatu seni dalam  mengoptimalkan sumber daya kelas demi terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Pengelolaan  kelas juga diartikan sebagai upaya pendidik untuk menciptakan dan mengendalikan kondisi belajar serta memulihkannya apabila terjadi gangguan dan/atau penyimpangan, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal.
Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Agar interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar di dalam kelas dapat lebih optimal dalam pencapaian tujuan pembelajaran, maka kegiatan pembelajaran pada kelas tersebut harus dikelola dengan baik dengan seperangkat media pengelolaan kelas
Implementasi Kurikulum 2013 banyak dilakukan dengan menerapkan pembelajaran kooperatif partisipatif yang melibatkan seluruh komponen proses belajar mengajar. Karena itu dalam implementasi di dalam kelas sangat besar potensinya terjadi variasi pendapat, tingkah laku, gaya belajar dan sebagainya antara satu siswa dengan siswa yang lain. Hal-hal yang timbul inilah yang perlu diantisipasi dengan perencanaan dan implementasi yang baik melalui pengelolaan kelas.
Melalui pengelolaan kelas yang efektif peluang untuk terbangunnya proses pembelajaran yang efektif yang merangsang terjadinya latihan interaksi sosial yang efektif juga sangat besar. Di sinilah saya mengambil kesimpulan bahwa pengelolaan kelas sangat penting.


Panduan Pengelolaan kelas


Pengelolaan Kelas cukup mendapat perhatian dalam Standar Proses Pendidikan yaitu melalui Permendikbud No. 65 Tahun 2013 yaitu tersurat pada Bab IV huruf A poin 3. Butir-butir pengelolaan kelas dalam dokumen tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Guru menyesuaikan pengaturan tempat duduk peserta didik seduai dengan tujuan dan karakteristik proses pembelajaran.
  2. Volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat didengar dengan baik oleh peserta didik.
  3. Guru  wajib  menggunakan  kata-kata  santun,  lugas  dan  mudah dimengerti oleh peserta didik.
  4. Guru   menyesuaikan   materi   pelajaran   dengan   kecepatan   dan kemampuan belajar peserta didik.
  5. Guru   menciptakan   ketertiban,   kedisiplinan,   kenyamanan,   dan keselamatan  dalam menyelenggarakan proses pembelajaran.
  6. Guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung.
  7. Guru mendorong dan menghargai peserta didik untuk bertanya dan mengemukakan pendapat.
  8. Guru berpakaian sopan, bersih, dan rapi.
  9. Pada  tiap  awal  semester,  guru  menjelaskan  kepada  peserta  didik silabus mata pelajaran; dan
  10. Guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu  yang dijadwalkan.
Kalau kita mencermati masing-masing isi pedoman / panduan pengelolaan kelas yang tersurat dalam Standar Proses tersebut nampak bahwa ke sepuluh poin pengelolaan kelas tersebut lebih merupakan pengaturan/anjuran kepada guru. Karena itulah saya memaknai panduan pengelolaan kelas ini sebagai panduan umum bagi guru dalam pengelolaan kelas. Guru sebagai pribadi dewasa yang bertugas sebagai pendidik harus melakukan langkah-langkah operasional menejemen kelas / pengelolaan kelas.


Merencanakan Pengelolaan Kelas & Aktifitas Siswa

Pengelolaan kelas sekali lagi saya katakan ... PENTING !!! Coba anda bayangkan jika anda masuk ke kelas dengan membawa seperangkat media pembelajaran yang harus dimainkan / digunakan oleh para siswa, misalnya flash card. Siswa harus memainkan kartu-kartu tersebut dalam proses pembelajaran. Apa yang terjadi jika setelah selesai membagi kartu-kartu tersebut kemudian ANDA memberi kode kepada siswa ... MAINKAN!!! ... 

  • Apakah yang kemungkinan siswa rasakan dengan perintah anda?
  • Apakah siswa memahami apa yang siswa harus lakukan?
  • Apa yang guru bisa lakukan untuk memperbaiki situasi tersebut?
Sekali lagi ... disinilah arti penting penetapan harapan-harapan, tujuan-tujuan yang ingin di capai dan aturan dasar-aturan dasar. 


Langkah-langkah membuat rencana Pengelolaan Kelas


Berikut ini adalah langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan dalam tahapan membuat rencana pengelolaan kelas (Classroom Management Plan)

Menciptakan Lingkungan Belajar Kondusif Pengelolaan Kelas & Aktifitas

   Menggali Harapan-harapan Siswa

   Menetapkan Peraturan-peraturan Induk


   Menetapkan Prosedur-prosedur dan Rutinitas



Menerapkan Teknik Pengelolaan Kelas

   Memberikan Petunjuk yang efektif

   Menerapkan Teori Penguatan



   Mengelola Perilaku Menyimpang

Demikianlah sekitar topik pengelolaan kelas yang penting dan harus kita perhatikan agar proses pembelajaran kurikulum 2013 yang padat kegiatan belajar berpusat pada siswa, menerapkan pembelajaran kooperatif , pembelajaran kolaboratif dan menerapkan TIK-ICT bisa berjalan dengan lancar dan bermakna. Topik pengelolaan kelas juga bisa anda baca di sini pengelolaan kelas. Semoga bermanfaat. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.